PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP GENERASI BANGSA
Rabu sore, 24 Maret 2021, saya berkesempatan hadir mengisi ruang diskusi bersama adik - adik Gerakan Pemuda Desa Kala (GPDeska) dari Dusun Manggekompo Desa Kala Kecamatan Donggo. Saya disuguhkan satu tema yang menarik untuk dikupas bersama para generasi muda bangsa yang hadir saat itu.
![]() |
| Foto Bersama Pemuda GPDeska Kecamatan Donggo |
Nah ini menjadi contoh bahwa antusiasme generasi dalam menggunakan media sosial begitu mendarah daging ditubuh bangsa ini.
Lalu Apa pengaruhnya terhadap generasi Bangsa?
Media sosial adalah salah satu wadah berbasis website yang berfungsi sebagai tempat bersilaturahim dan berbaur dengan orang lain melalui internet.
Media sosial sudah sejak beberapa tahun yang lalu begitu ramai diperbicangkan oleh kalangan publik tentang bagaimana pengaruhnya pada aktivitas kehidupan manusia. Awal kepopuleran media sosial itu semenjak lahirnya beberapa aplikasi yang begitu mumpuni melayani kebutuhan manusia seperti kehadiran aplikasi Facebook, twitter, instagram, youtube, whatsapp dan beberapa aplikasi lain sejenisnya.
Bicara media sosial, maka dalam pikiran kita tentu yang terlintas adalah facebook, Whatsapp, instagram, dan youtube. Mengapa harus aplikasi ini yang kita pikirkan? Jawabnya sangat sederhana. Beberapa aplikasi yang saya sebutkan ini begitu sempurna dalam menyajikan sajian informasi yang sesuai dengan keinginan para pengguna sosial media.
Maka tidak heran Media sosial memiliki dampak besar pada kehidupan kita saat ini. Seseorang yang asalnya tidak familiar bisa seketika menjadi hebat dan terkenal hanya dengan Media sosial, begitupun sebaliknya orang hebat, dalam sedetik saja ia bisa menjadi orang biasa hanya dengan bermedia sosial.
Artinya peranan media sosial, begitu mendominasi dikalangan manusia, apa-apa semua mesti dipublikasi. Pengaruh tersebut membuat individu masing-masing selalu berpikir praktis dalam bertindak.
Hari ini jika melirik kehidupan dunia secara global, maka tidak menutup kemungkinan jika berbagai daerah di belahan dunia saat ini sedang terjadi konflik dan itu bisa kita saksikan hanya dalam sekejap mata melalui bantuan media sosial.
Nah, lalu apa sih sebenarnya dampak media sosial bagi generasi bangsa? Disatu sisi kalau melihat pengguna medsos sekarang, pengaruh positif media sosial begitu banyak seperti halnya memudahkan komunikasi dengan melihat gambar, whatsapp, mengirim video dan masih banyak kepentingan lainnya akan terbilang mudah jika dibantu oleh media sosial.
- Media sosial dapat memberikan ruang kepqda penggunanya untuk dapat berkomunikasi dengan banyak orang diluar sana meskipun mereka belum berjumpa sebelumnya.
- Kita bisa mendapatkan informasi apapun hanya melalui media sosial.
- Tak hanya itu, sikap empati pun akan terbentuk dalam pribadi kita, hanya dengan memberi komentar, like melalui akun sosial media orang lain.
Sementara dampak negatif yang dapat dijumpai bagi kalangan pengguna media pun tak kalah banyak, sisi buruk ini telah mendominasi pikiran kaum muda sebagai estafet generasi bangsa.
Ya, coba kita telusuri bersama, tak sedikit generasi yang sudah tergiur dengan kejutan yang disajikan medsos, sehingga kaum muda dapat duduk berjam -jam hanya untuk main facebook dan koleganya.
- Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang.
- Media sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata.
- Situs jejaring social adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.
- Ada juga anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
- Penipuan : Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut
- Cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
- Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
Marilah bijak dalam menulis kata saat bermedia sosial, "berkata tanpa berpikir sebagaimana menembak tanpa sasaran".
Hardy Haryanto Yudha











Komentar