KOPRI PMII WADAH PEREMPUAN BELAJAR MENJADI LEADER
Mengapa perempuan harus takut menjadi pemimpin? Apa karena perempuan selalu dikenal berada di area dosmetik? Semua pertanyaan ini harus dijawab dengan implementasi nyata dari perempuan - perempuan hebat.
![]() |
| KOPRI PMII Cabang Bima Fitriani Yudha |
Kepemimpinan itu tidak hadir dengan serta-merta dalam diri seseorang. Kepemimpinan tersebut hadir karena ada proses tempaan yang dilaluinya. Model kaderisasi adalah salah satu contoh untuk melahirkan jiwa-jiwa kepemimpinan. Karena itu, Kopri PMII menjadi wadah perempuan dalam berproses menjadi leader (pemimpin).
Ayoklah kaum perempuan Berpikirlah layaknya seorang ratu. Seorang ratu tidak pernah takut gagal. Kegagalan baginya adalah sebuah batu loncatan menuju sesuatu yang lebih besar.
Ayo kaum perempuan bangkitlah, janganlah terlalu terlena dalam dunia romantisme.
Buktikan pada semua bahwa kita kaum perempuan juga bisa menjadi seorang pemimpin.
Dan Ingat, Masa depan negeri ini dilihat dari kita sekarang, dilihat dari generasinya sekarang, dilihat dari pemuda-pemudinya sekarang. Sebab dengan produktivitas yang dilakukan oleh pemuda pemudi dan para aktivis di ruang lingkup mahasiswa maka pastinya akan memberi peran besar bagi bangsa ini. Dan tidak terkecuali Kopri PMII sebagai wadah mengembangkan potensi bagi kaum perempuan.
Sebagai contoh kepemimpinan perempuan yang pernah bergelut di dunia organisasi yang disebut KOPRI dan kini telah menjadi figur publik yang dihormati. Sebut saja Khofifah Indar Parawansa Mantan Ketua Kopri PB PMII Tahun 1991 yang kini telah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.
Selain itu, ada figur lain seperti Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (Anggota Komisi VI DPR RI) Mantan Ketua Kopri PB PMII Tahun 2007-2010, mereka adalah para perempuan hebat yang pernah menjadi aktivis lapangan.
Lalu apa yang membuat perempuan menganggap diri sebagai pribadi yang lemah, tidak bisa menjadi pemimpin, tugas selalu di dapur, dan alasan-alasan lain yang melemahkan. Bukankah perempuan pun bisa menjadi seorang leader. Ya tentu bisa, tidak ada alasan bagi siapapun untuk berhenti mengejar mimpi, termasuk menjadi seorang leader.
Maka dari itu, Kopri PMII telah menyediakan banyak ruang untuk anggota dan kader perempuan agar dapat berekspresi dan berdialektika didalamnya. Sebagai bekal agar kelak dapat menjadi seorang leader (pemimpin).
Wallahul Muwafieq ila aqwamit thorieq
Bima, 17 Juni 2021
Penulis
Fitriani Yudha











Komentar