ALAM DAN RASA CINTA


Suasana kelas usai belajar


Senin yang berkabut, pagi itu saya sedang berjalan menuju sekolah, sesampainya disana, saat melihat kearah kiri alangkah terkejutnya saya melihat pohon jambu yang sangat besar dan berbuah lebat. 

Dalam benak saya, terlintas ide untuk meminta buah jambu usai pulang sekolah. Perasaan ingin menikmatinya berkecamuk, Bel masuk pun berbunyi, hiruk pikuk diluar menjadi sepi, teman-teman pun berkerumunan masuk kelas dan bersiap untuk belajar.

Suasana yang hening menjadi tanda bahwa belajar di hari itu adalah kenikmatan pendidikan yang luar biasa. Fokus itu menghipnotis suasana menjadi berbeda.

Tak terasa bel istirahat pun berbunyi, membereskan buku-buku yang ada diatas meja menjadi aktivitas tiap hari yang tetap demi menjaga kebersihan ruang kelas yang baik.

Pohon jambu dengan buahnya yang banyak menjadi objek pikiranku selama belajar, tak hanya pandangan, rasa buahnya adalah daya tarik terse diri. Tak bisa di elakkan yang melihat pasti punya ketertarikan. 

Sekejap mata memandang, tak ada angin tak ada hujan, layaknya sulap dalam waktu yang begitu singkat, pohon yang berbuah lebat kini hanya tersisa daun dan ranting yang patah. Lalu saya berkata dalam hati "siapakah gerangan yang sudah  merusak pohon yang subur dan  berbuah lebat ini," ?. Kenikmatan menghilang, perasaan ingin memiliki sirna begitu saja, suasana ini mengundang pertanyaan. Tak sengaja ada sekelompok siswa sedang memakan buah jambu tersebut. Usust punya usut ternyata merekalah dalang perusak pohon jambu tersebut.


- Jaga dan rawatlah Hasil Bumi demi menjaga alam dan kehidupan yang lebih baik -


Fatimatul Khairat (Siswa Kelas 9 MTs Mpili) 


Komentar

Postingan Populer